Demi Pesugihan Anak Jadi Tumbal?

  • Whatsapp
Korban AP menjalani perawatan usai dianiaya oleh orangtuanya. (Foto:istimewa)

Peristiwa,- AP, Seorang bocah yang masih berusia 6 tahun menagis mengerang, menahan sakit yang tak kepalang, ketika kedua orang tuanya mencoba mencungkil kedua matanya, Paman dan Kakek ikut ikutan memagang tangan.

Entah Apa yang membuat satu keluarga ini tega memperlakukan wanita yang belum berdosa itu.

Bacaan Lainnya

Padahal, mereka baru saja kehilangan kakak korban DD (22) yang diduga meninggal akibat terlalu banyak meminum Garam. Apakah kepergian Kakak Korban juga ada kaitannya dengan aksi mereka?

Ada yang menduga bahwa, kelurga ini sengaja merecoki Garam dengan jumlah banyak, yang mengakibatakan kakak korban meninggal dunia. Dan benarkah, aksi mereka berkaitan dengan tumbal pesugihan?

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Saat itu Rabu (1/9) juga bertepatan dengan hari pemakamam kakak korban.

Paman korban bernama bayu mendengar jeritan keponakannya. Curiga dengan apa yang terjadi lantas Bayu mencoba masuk kedalam rumah usai balik dari pemakam kakak korban. Bayu melihat AP dipegangi dan ibunya berusaha mencungkil mata anak tersebut.

Menurut Bayu, ada bagian dari mata AP yang sempat ditelan oleh ibunya, tak terima diperlakukan seperti itu, Bayu berusaha menyelamatkan korban. Namun malah mendapat perlawanan oleh para pelaku masing-masing kedua orang tua korban berinisal TT(47) dan HA (43), dibantu pamannya, US (44), serta kakeknya BA (70).

Untung saja Aparat TNI bersama pemerintah setempat cepat datang kelokasi kejadian dan berhasil menyelamatkan korban dari penganiayan kedua orang tuanya itu.

Keempatnya akhirnya diserahkan ke Polres Gowa pada Jumat 3 September 2021. Dari empat pelaku yang ditangkap tersebut, Paman dan kakek korban ditetapkan sebagai tersangka terlebih dahulu, sedangkan ayah dan ibu korban dibawa ke Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi, Kota Makassar untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.

Pasalnya, waktu melakukan aksi tersebut ia mengaku mendapat bisikan ghaib hal ini juga dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan.

“Rumah sakit masih memerlukan waktu untuk memastikan ada gangguan jiwa atau tidak, karena kan (hasil tes) itu akan mengikut kepada pidananya,” kata Kombes Pol Zulpan di Kota Makassar, Minggu, (5/9/2021).

Sedangkan korban, Pasca kejadian mengalami luka serius dibagian mata dan kini dirawat di RS Syekh Yusuf didampingi beberapa kerabat. Polisi juga memastikan keamanan bocah tersebut, lalu akan melakukan mitigasi dan trauma healing kepada korban.

Keluarga juga meminta polisi mengusut kematian kakak korban yang diduga juga dianiaya. Bahkan, paman korban Bayu menyebut kakak AP ini meninggal karena dicekoki garam hingga 2 liter.

Pasalnya, DS meninggal dalam kondisi telinga, mata, dan hidungnya mengeluarkan darah. Saat ini kasus tersebut masih didalami polisi.

Guna memastikan hal tersebut Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Boby Rachman, menyebutkan bakal melakukan aotopsi terhadap mayat DS.

Apa sebanarnya motif tersangka sehingga tega melakukan penganiayan terhadap anak kandungnya? dan Benarkah ada kaitanya dengan Pesugihan? kita tunggu hasil penyidikan polisi. (tr/dr/rd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.